setiap orang sering kali keberatan kalau saya mengatakan saya masih butuh banyak hutang lagi untuk mengelola bisnis saya ini karena bisnis yang saya masih ini perlu banyak modal lagi.
sampai sejauh ini hutang yang saya peroleh dan yang istri saya peroleh dari berbagai bank baik itu berupa kartu kredit, kredit tanpa jaminan, kredit rekening koran atau kredit kepemilikan rumah dan kredit kendaraan bermotor bahkan kredit elektronik biasa untuk keperluan rumah tangga hampir mencapai bahkan mungkin sudah lebih dari 3,5 milyar. saya tidak tau dengan pasti jumlahnya karena banyak sekali dan saya tidak punya staff keuangan yang bisa mencatat semuanya. memang bisnis yang saya kelola masih tradisional sekali administrasinya.
jumlah segitu lumayan juga buat saya terlebih jika diliat sejak saya mengalami kebangkutan dari bisnis saya yang pertama sekitar 3 tahun yang lalu.
memang 3 tahun yang lalu saya bankrut abis dari bisnis utama saya saat itu yakni leasing elektronik, yang kemudian mulai lagi merintis dari awal bisnis saya yang sekarang yaitu trading pakaian wanita fashion. padahal dulu trading pakaian hanya jadi bisnis sampingan saya.
3 tahun yang lalu dalam kondisi bankrut
Hehehe…dunia ini memang sudah penuh sesak dengan “setan kredit”, sejak jaman awal Warkop Dono-Kasino-Indro
Paling enak itu jika berhutang lewat jalur IMF…Istri, Mertua dan Famili…
Angsurannya lunak dan kadang bisa tergantung situasi dan kondisi, punya duit nggak…kekekek…
Salam Nyaur Utang,
Wuryanano (sudah tinggal sedikit saja hutangnya)
wah, salut pak.
saya sendiri masih belajar untuk nyelesaikan pr-pr ini…..